Publikasi: Membela Kapitalisme Global 26 Januari 2012
Dewasa ini banyak yang orang memandang globalisasi sebagai ancaman,
sebagai sesuatu yang dilakukan oleh orang-orang lain, sementara kita
terkena imbasnya dengan terpaksa beradaptasi dengannya.
Pada saat ini hampir 60 orang sedang terangkat dari kemiskinan absolut mereka, setiap menit sepanjang hari. tidak pernah sebelumnya kemanusiaan menyaksikan perbaikan standar sedramatis ini. Dengan kata lain, semua ini berkat sebuah proses yang bernaka globalisasi.
Pada saat ini hampir 60 orang sedang terangkat dari kemiskinan absolut mereka, setiap menit sepanjang hari. tidak pernah sebelumnya kemanusiaan menyaksikan perbaikan standar sedramatis ini. Dengan kata lain, semua ini berkat sebuah proses yang bernaka globalisasi.
Yang Terlarang Bersujud 12 Januari 2012
Dia
mengerutkan kening. Maaf, sebenarnya saya tidak tahu pasti apakah dia
mengerutkan kening. Saya duduk tepat di belakangnya. Saya menduga dia
mengerutkan kening. Berpikir keras. Lalu sampai pada kesimpulan.
Akhirnya dia berujar, “memang mereka beribadah. Tapi mereka bohong.
Mereka menyebarkan ajaran di situ. Masyarakat tidak suka. Mereka juga
bohong karena bilang masyarakat mengganggu mereka. Mana ada masyarakat
yang mengganggu. Kita hidup rukun.”
“Orang lain juga bisa menyebarkan ajaran kepada mereka. Menyebarkan ajaran yang dianggap baik kan tidak dilarang,” kalimat saya diinterupsi suara klakson yang ia tekan keras-keras entah untuk apa. Mungkin ada motor yang memotong jalannya. Saya tidak lihat.
“Orang lain juga bisa menyebarkan ajaran kepada mereka. Menyebarkan ajaran yang dianggap baik kan tidak dilarang,” kalimat saya diinterupsi suara klakson yang ia tekan keras-keras entah untuk apa. Mungkin ada motor yang memotong jalannya. Saya tidak lihat.
Menggagas Efektivitas Pemerintahan Desa di Wonosobo 2 Desember 2011
Di
masa Orde Baru dulu, cara yang dipakai untuk mengesankan “seolah-olah”
penilaian terhadap kinerja pemerintahan desa telah dilakukan adalah dengan
mengadakan LOMBA DESA. Namun
semua tahu kriteria penilaian yang digunakan sangat artifisial, semata
mengandalkan tampilan fisik. Maka ketika acara Lomba Desa akan diadakan, semua
desa berlomba ‘mempercantik diri’ dengan menambah pot-pot bunga, mengecat Balai
Desa, dan sedikit menambal di sana-sini jalan-jalan desa.
“Ancaman Kolektivisme” Buku Klasik Hayek yang Menentang Sosialisme 29 November 2011
Hanya
sedikit buku yang memberi pengaruh kepada anggota keluarga liberal seperti buku
“Ancaman Kolektivisme”. Buku ini ditulis pada tahun 1944 oleh penulis Austria
yang diasingkan ke Inggris bernama Friedrich August Hayek. Saat ini terjemahan
bahasa Indonesianya yang berjudul “Ancaman Kolektivisme” telah dipublikasikan
di Jakarta olehFreedom Institute dan Friedrich-Naumann-Stiftung
für die Freiheit. Dan bisa
didapatkan melalui kedua institusi tersebut.
Siapakah Friedrich Hayek dan apa yang membuat buku ini sangat penting?
Siapakah Friedrich Hayek dan apa yang membuat buku ini sangat penting?
Asian Liberals and Democratas Meet on Bali to Discuss Pluralism 24 November 2011
Finally the Council of Asian Liberals and Democrats CALD held its first
conference in Indonesia.
Following the invitation of its new member party from Indonesia, the PDI-P delegates representing
political parties from 13 Asian countries met in early November 2011 on the
beautiful island
of Bali in order to
discuss the relationship between pluralism, development and democracy.










